kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.008   36,00   0,21%
  • IDX 7.022   -114,92   -1,61%
  • KOMPAS100 967   -21,57   -2,18%
  • LQ45 714   -14,61   -2,01%
  • ISSI 244   -4,92   -1,97%
  • IDX30 388   -4,33   -1,10%
  • IDXHIDIV20 485   -2,12   -0,43%
  • IDX80 109   -2,57   -2,31%
  • IDXV30 132   0,44   0,33%
  • IDXQ30 126   -0,69   -0,54%

Pembahasan RUU Anti Monopoli masih panjang


Senin, 08 Oktober 2018 / 20:23 WIB
Pembahasan RUU Anti Monopoli masih panjang
ILUSTRASI. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat masih membutuhkan banyak bahasan.

Lantaran, masih banyak pasal dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang belum dibahas. Salah satunya adalah mengenai aturan mengenai notifikasi merger dan akuisisi.

"Aturan itu masih akan dibahas nanti," ujar Staf Ahli Bidang Perdagangan Jasa, Kementerian Perdagangan (Kemdag) Lasminingsih saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (8/10).

Kemdag sebagai perwakilan pemerintah masih menunggu jadwal pembahasan dari DPR. Lasminingsih bilang hingga saat ini belum ada jadwal dari DPR

Saat ini dari total 502 DIM, DIM yang dibahas baru sebanyak 75 DIM. Pembahasan terakhir dilakukan pada 6 Juli 2018 lalu.

Pembahasan yang disahkan hingga saat ini masih seputar Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Dari pembahasan diputuskan bahwa KPPU bukan merupakan lembaga baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×