kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Pelaku usaha beri nilai untuk menteri-menteri ekonomi Kabinet Indonesia Maju


Senin, 21 Desember 2020 / 18:17 WIB
ILUSTRASI. Airlangga Hartarto, Indonesia's Coordinating Minister for Economic Affairs, wearing a protective mask gestures as he talks during an interview with Reuters at the Presidential Palace in Jakarta, Indonesia, November 13, 2020.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku usaha menilai kinerja menteri ekonomi dalam Kabinet Indonesia Maju (KIM) tak cemerlang. Pembantu Presiden Joko Widodo pada periode kedua kali ini disebut berada pada nilai rata-rata. Meski tidak buruk, kinerja menteri juga tidak disebut cemerlang.

"Kinerjanya hampir semua rata-rata, tidak menonjol tidak terhitung buruk juga," ujar Ketua Umum Gabungan Perusahaan Eksportir Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (21/12).

Meski begitu, di antara sejumlah menteri, Benny menyebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memiliki kinerja yang lebih baik.

Baca Juga: Harapan pelaku usaha untuk pengganti Menteri Kelautan dan Perikanan

"Di antara yang standar yang lebih baik Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian," terang Benny.

Selama pandemi virus corona (Covid-19), Airlangga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). KPC merumuskan kebijakan guna mempercepat penanganan Covid-19 dan memulihkan dampak ekonomi yang ditimbulkan.

Sebagai informasi, akibat pandemi Indonesia mengalami tekanan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi selama 2 kuartal berturut-turut yakni pada kuartal sebesar minus 5,32% dan kuartal ketiga minus 3,49%.

Selanjutnya: Soal reshuffle kabinet, Hipmi berharap Jokowi pilih menteri yang pro pertumbuhan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×