kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.330   -10,14   -0,16%
  • KOMPAS100 835   -4,57   -0,54%
  • LQ45 632   -4,95   -0,78%
  • ISSI 218   -0,24   -0,11%
  • IDX30 356   -2,51   -0,70%
  • IDXHIDIV20 441   -2,94   -0,66%
  • IDX80 95   -0,58   -0,60%
  • IDXV30 119   -0,18   -0,15%
  • IDXQ30 114   -0,88   -0,76%

Pelabuhan Patimban akan bantu tampung tambahan ekspor otomotif


Selasa, 22 September 2020 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelabuhan Patimban akan menampung ekspor otomotif Indonesia. Pasalnya, lokasi Patimban dekat dengan sentra industri otomotif.

"Potensi awal itu adalah otomotif dimana otomotif itu sekarang sentranya ada di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas melalui video conference, Selasa (22/9).

Indonesia saat ini tengah menggenjot produksi otomotif. Hingga tahun 2025 mendatang Airlangga menyebut ada tambahan produksi otomotif yang mencapai 2 juta kendaraan.

Sebesar 40% dari tambahan produksi tersebut didorong untuk masuk dalam pasar ekspor. Sehingga diperkirakan tambahan ekspor sebesar 700.000 hingga 800.000 kendaraan.

Baca Juga: Patimban ditargetkan beroperasi akhir tahun, berbagi tugas dengan Tanjung Priok

"Sedangkan ekspor pada hari ini melalui Pelabuhan Tanjung Priok sekitar 200.000 kendaraan," terang Airlangga.

Integrasi antara pelabuhan dengan sentra tersebut disebut Airlangga sesuai dengan tujuan pembangunan. 

Selain kendaraan, mengingat ada banyak industri di kawasan tersebut, ditargetkan Pelabuhan Patimban juga akan mendorong ekspor produk lain.

Keberadaan Patimban diyakini akan menarik untuk industri berorientasi ekspor. Patimban direncanakan menjadi calling port yang akan terkoneksi dengan pelabuhan besar lain di utara Jawa yakni Tanjung Priok dan Tanjung Perak.

Asal tahu saja saat ini koridor utara Jawa tengah dikembangkan sejumlah kawasan industri. Pusat pertumbuhan industri di Jawa ada wilayah pusat di Banten, terdiri dari Cilegon, Tangerang, dan Serang.

Kemudian di Jawa Barat bagian Barat, yaitu Bogor, Bekasi, Karawang, Purwakarta, dan Subang. Lalu wilayah pengembangan industri di Jawa Barat bagian timur itu kawasan baru Rebana, serta tempat Pelabuhan Patimban yaitu Cirebon, Indramayu, dan Majalengka.

Untuk wilayah Jawa Tengah, sambung Airlangga, ada Batang, Kendal, Semarang, dan Demak. Sementara di Jawa Timur ada Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, dan Bangkalan.

Selanjutnya: Jokowi berharap Pelabuhan Patimban ciptakan segitiga kawasan ekonomi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×