kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Pekan depan, Jokowi kunjungi Asia Tenggara


Jumat, 30 Januari 2015 / 16:07 WIB
ILUSTRASI. Motor listrik Honda EM1 e: untuk mendukung realisasi netralitas karbon dan menjawab kebutuhan pecinta sepeda motor listrik di Indonesia. Honda EM1 e: yang dilengkapi baterai MPP e: dipasarkan dengan harga sekitar Rp 40 juta – Rp 45 juta (Honda EM1 e: Rp 30 juta – Rp 33 juta + baterai MPP e: Rp 10 juta – Rp 12 juta). KONTAN/Muradi


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Malaysia, Brunei, dan Filipina pada 5-9 Februari 2015. Kunjungan ini merupakan kunjungan kenegaraan pertama Jokowi ke negara-negara sahabat di Asia Tenggara setelah dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2014 lalu.

"Sudah dijadwalkan lama, dan sekarang masih dilakukan persiapan terkait kunjungan tersebut," kata Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachri, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (30/1).

Fachri menjelaskan, Presiden memiliki agenda kenegaraan berbeda di setiap negara yang akan dikunjungi. Secara garis besar, kunjungan ini akan menitikberatkan pada pembahasan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan perlindungan warga negara.

Menurut Fachri, kunjungan ini sangat berkaitan dengan penjabaran visi dan misi Presiden Jokowi mengenai isu-isu luar negeri yaitu mengenai kedaulatan, diplomasi ekonomi, dan perlindungan warga. 

"Jalin kerja sama ekonomi dan perdagangan untuk Malaysia, Brunei, dan Filipina," ujarnya. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×