kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

PDIP: Pidato SBY cuma kosmetik politik


Senin, 16 Agustus 2010 / 20:26 WIB
PDIP: Pidato SBY cuma kosmetik politik


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. PDI Perjuangan menilai pidato Presiden SBY soal nota keuangan RAPBN 2011 hanya kosmetik. Partai oposisi ini menilai kalau SBY hanya memberikan angin segar tanpa menghitung realitas yang ada. Terutama soal kenaikan gaji pegawai negeri sipil sebanyak 10%.

Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Politik Puan Maharani mengatakan kenaikan gaji 10 persen itu tidak sebanding dengan kondisi kenaikan harga-harga yang melonjak naik. "Kenaikannya hanya Rp 200.000 untuk satu orang. Sementara barang pokok naiknya berlipat-lipat," ujar Puan di DPR Senin (16/8). Tentu saja kenaikan ini tidak akan berpengaruh pada kesejahteraan rakyat. Seharusnya pemerintah mencari akal supaya bagaimana caranya mengendalikan harga. "Jangan cuma kasih angin segar yang hanya kosmetik saja," ujar Puan.

Misalnya pemerintah bisa menjalankan program ketahanan pangan yang baik. Puan menyatakan sekarang banyak petani yang semakin terjepit karena diserang hama wereng. Akibatnya, petani banyak yang merugi dan berdampak pada kenaikan harga pangan. " Ini salah satu ketidaksiapan pemerintah, termasuk kenaikan harga kebutuhan pokok," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×