kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.909   -286,89   -4,63%
  • KOMPAS100 784   -39,99   -4,85%
  • LQ45 591   -27,99   -4,52%
  • ISSI 205   -9,70   -4,52%
  • IDX30 335   -14,15   -4,05%
  • IDXHIDIV20 415   -13,46   -3,14%
  • IDX80 89   -4,67   -4,98%
  • IDXV30 113   -4,14   -3,52%
  • IDXQ30 109   -3,71   -3,30%

PDIP minta Rismaharini bertahan sebagai wali kota


Rabu, 19 Februari 2014 / 10:19 WIB
ILUSTRASI. Cek Harga Saham BUMI & SLIS yang Melesat di Perdagangan Bursa Jumat (30/9). Intip selengkapnya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

SURABAYA. Polemik Wali kota Surabaya Tri Rismaharini yang ingin mengundurkan diri dari jabatannya terus mencuat. PDI Perjuangan sebagai partai pengusung tetap meminta Rismaharini menyelesaikan tugasnya hingga akhir masa jabatannya.

"Bu Risma didukung oleh rakyat, selesaikan tugasnya dengan baik. Sebagai walikota memiliki otoritas termasuk saat mendapat tekanan apapun," kata Politisi PDIP Arif Wibowo di Gedung DPR, Selasa (18/2/2014).

Arif mengatakan bila Rismaharini memiliki persoalan, ia menyarankan agar menjelaskan hal itu ke publik dan tidak perlu mundur dari jabatannya.

"Bukan karena politik citra, tapi jabarkan kenyataan semestinya," tutur Wakil Ketua Komisi II itu.

Arif menegaskan PDI Perjuangan tetap mendukung kinerja Rismaharini. Mengenai kabar dengan Wakil Walikota Surabaya Wishnu Sakti Buana, Arif mengaku tidak mengetahui persoalan tersebut.

"Risma dan Wishnu saya tidak tahu persoalannya, kita minta PDIP untuk dukungan penuh. Kita berkewajiban menjaga dia," ujarnya.

Sedangkan Politisi PDIP lainnya Eva Kusuma Sundari mengatakan adanya konflik hal yang biasa. Di situ kemampuan Rismaharini untuk mengatasi tantangan tersebut.

"Bisa minta tolong pengurus untuk mediasi," katanya.

Mengenai pemilihan Wishnu untuk menjadi pendamping Rismaharini, Eva menilai hal itu disebabkan jabatan di PDIP. Wishnu merupakan ketua DPC PDIP Surabaya.

"Ketua DPC dan DPD, lebih berpeluang, engga salah juga," kata Eva. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×