kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

PDB tumbuh melambat, investasi naik 5%


Senin, 07 Agustus 2017 / 15:28 WIB
PDB tumbuh melambat, investasi naik 5%


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA. Laju pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun ini yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 5,01% year on year (YoY), stagnan dari posisi kuartal sebelumnya. Salah satu pendorong pertumbuhan tersebut yaitu pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi yang tumbuh melampaui angka 5% YoY.

Catatan BPS, pertumbuhan investasi kuartal kedua tahun ini mencapai 5,35% YoY. Tentunya ini capaian yang baik, setelah sepanjang 2016 PMTB hanya bisa tumbuh di kisaran angka 4% YoY. Perbaikan kinerja investasi terakhir terjadi pada kuartal keempat 2015 yang sebesar 6,9% YoY.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, membaiknya kinerja investasi di tiga bulan kedua di tahun ini didorong oleh pertumbuhan investasi pada sektor bangunan dan kendaraan lainnya masing-masing sebesar 6,07% YoY dan 13,52% YoY, menguat dari kuartal pertama 2017 dan kuartal kedua 2016.

"Investasi bangunan tumbuh seiring dengan meningkatnya aktivitas di sektor konstruksi, seperti peningkatan pembangunan infrastruktur," kata Suhariyanto, Senin (7/8).

Tak hanya itu, sektor kendaraan juga tercatat tumbuh 12,58% YoY, lebih tinggi dari kuartal dua 2016 yang sebesar 5,24% Yoy, meski melambat dari kuartal pertama 2017 yang tercatat sebesar 25,35% YoY. Namun, Suhariyanto melihat ketiga sektor tersebut bisa mengompensasi penurunan pada sektor mesin dan perlengkapan sebesar 2,19% YoY.

Lebih lanjut ia mengatakan, membaiknya kinerja investasi tersebut juga didorong oleh penyerapan belanja modal pemerintah. Pihaknya mencatat, realisasi belanja modal pemerintah kuartal kedua sebesar Rp 35,7 triliun, tumbuh 4,36% YoY, meski lambat dibanding pertumbuhan kuartal pertama yang sebesar 15,6% YoY.

"Apa yang dilakukan pemerintah akan jadi sinyal positif untuk swasta," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×