kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Panglima TNI Hadi Tjahjanto sebut telah kirim pasukan khusus ke Sulteng buru teroris


Senin, 30 November 2020 / 16:30 WIB
ILUSTRASI. Panglima TNI Hadi Tjahjanto sebut telah kirim pasukan khusus ke Sulteng buru teroris yang teror dan menewaskan warga.


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan mengirim pasukan khusus ke Sulawesi Tengah (Sulteng).

Hal itu dilakukan untuk mendukung Kepolisian memburu pelaku terorisme Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Sigi, Sulteng. Nantinya pasukan yang berangkat dari Jakarta tersebut akan bergabung dengan pasukan yang sudah ada di Poso.

"Apa yang diharapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia bahwa kelompok MIT harus dikejar dan sampai dapat akan kami laksanakan," ujar Hadi dalam konferensi pers usai rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Senin (30/11).

Hadi menjelaskan dukungan operasi pemburuan kelompok MIT tersebut telah dikirim secara bertahap. Ia meyakini bahwa kelompok MIT akan segera dapat ditangkap.

Baca Juga: Wakil Ketua Komisi II DPR kecam aksi teroris di Sigi dan desak polri usut tuntas

"Dengan dukungan operasi tersebut, saya yakin kelompok MIT yang melakukan kejahatan atas penduduk yang tidak berdosa segera tertangkap," tegas Hadi.

MIT dinilai merupakan sisa kelompok Santoso yang teLah tewas sebelumnya. Kelompok tersebut melalukan tindak terorisme di Sigi yang menewaskan 4 orang.

Selain itu, pelaku juga sempat membakar salah satu rumah di sekitar perkampungan itu. Pemerintah menyebut telah mengambil tindakan untuk pemulihan trauma bagi masyarakat sekitar.

Selanjutnya: Jokowi sebut pembangunan hunian tetap di Sulawesi Tengah terhambat lahan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×