kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Pangkas anggaran Rp 1,4 T, produksi padi akan naik


Minggu, 11 Januari 2015 / 15:11 WIB
Pangkas anggaran Rp 1,4 T, produksi padi akan naik
ILUSTRASI. Pergerakan saham. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/2020/02/06


Reporter: Mona Tobing | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah menargetkan produksi gabah kering giling (GKG) sebesar 84 juta ton pada 2019. Untuk mencapainya, pemerintah akan menggunakan dana dari  pemangkasan anggaran hinggga Rp 1,4 triliun untuk dialokasikan ke subsidi benih, pupuk, alat mesin pertanian dan perbaikan irigasi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, pemangkasan anggaran rencananya dilakukan pada setiap tahun sampai Rp 1,4 triliun. Pemangkasan tersebut berasal dari biaya belanja barang alat-alat kantor serta belanja hibah.

“Secara bertahap kami targetkan bisa mencapai 82 juta GKG. Dua tahun depan, bisa terwujud swasembada karena perbaikan irigasi yang telah dilakukan tahun ini akan terasa satu sampai dua tahun kedepan,” janji Amran pekan lalu (9/1).

Perbaikan dilakukan meliputi irigasi yang saat ini seluas 3,3 juta ha mengalami kerusakan hingga 52%. Lalu perbaikan jalur distribusi agar sampai tepat waktu. Khusus benih, jika selama ini serapannya baru 20% akan ditingkatkan pada produksi benih oleh PT Sang Hyang Seri (SHS) sebagai penyedia benih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×