Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Adi Wikanto
Terakhir, pemerintah telah menyalurkan anggaran dana pemulihan ekonomi Indonesia di program padat karya tunai untuk sektor PUPR senilai Rp 865,69 miliar, dari alokasi awal senilai Rp 11,21 triliun yang akan digunakan untuk berbagai kegiatan yang berbasis peran serta masyarakat.
Misalnya seperti operasi dan pemeliharaan irigasi, pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, pamsimas atau SPAM perdesaan padat karya, sanimas atau sanitasi perdesaan padat karya, tempat pengolahan sampah (TPS) reduce reuse recycle, pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah, kota tanpa kumuh, serta peningkatan kualitas dan pembangunan baru rumah swadaya.
Baca juga: Harga mobil bekas Nissan X-Trail di Jakarta mulai dari Rp 70 juta
Program padat karya ini diadakan oleh Pemerintah untuk memberikan penghasilan sementara bagi pekerja harian yang kehilangan pendapatan, akibat adanya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tengah pandemi Corona (Covid-19).
Selain itu, program padat karya ini juga bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di pedesaan. Adapun prioritas utama dari program padat karya ini diberikan kepada keluarga miskin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)