kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Pada Maret 2025, Produk China Masih Membanjiri Produk Impor Indonesia


Senin, 21 April 2025 / 13:18 WIB
Pada Maret 2025, Produk China Masih Membanjiri Produk Impor Indonesia
ILUSTRASI. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Maret 2025 barang-barang yang diimpor dari China tercatat masih paling tinggi.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Maret 2025 barang-barang yang diimpor dari China tercatat masih paling tinggi.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, impor produk non migas dari China mencapai US4 6,31 miliar, atau meningkat dari periode sama tahun lalu yang hanya mencapai US$ 4,57 miliar.

“China masih menjadi negara asal impor utama nonmigas ke Indonesia dengan kontribusi 39,69% terhadap total impor nonmigas Indonesia,” tutur Amalia dalam konferensi pers, Senin (21/4).

Kemudian, di posisi kedua adalah Jepang nilainya mencapai US$ 1,22 miliar, atau meningkat dari periode sama tahun lalu mencapai US$ 1,06 miliar, dari Thailand mencapai US$ 0,71 miliar atau turun bila dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar US$ 0,83 miliar.

Baca Juga: AS Anggap Aturan Bea Barang Digital Indonesia Bikin Repot dan Bebani Industri

Selanjutnya, impor dari negara wilayah ASEAN mencapai US$ 1,84 miliar, atau turun dari periode sama tahun lalu yang mencapai US$ 1,93 miliar. Impor dari Uni Eropa mencapai US$ 0,92 miliar, atau meningkat dari periode sama tahun lalu sebesar US$ 0,87 miliar.

Terakhir, dari negara lainnya mencapai US$ 4,79 miliar, atau turun dari periode sama tahun lalu yang mencapai US$ 5,38 miliar.

Untuk diketahui, kinerja impor Indonesia pada Maret 2025 mencapai US$ 18,92 miliar, atau meningkat 0,38% mtm atau bila dibandingkan Februari 2025 yang mencapai US$ 18,85 miliar.

Meningkatnya impor didorong oleh impor minyak dan gas (migas) mencapai US$ 3,13%, atau meningkat 9,07% mtm bila dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai US4 2,87 miliar.

Sedangkan kinerja impor nonmigas tercatat sebesar US$ 15,79 miliar, atau turun 1,18% mtm, bila dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai US4 15,79 miliar.

Baca Juga: Tak Sesuai Aturan, Kemendag Sita Barang Impor Asal China dan Lokal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×