kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Optimisme konsumen naik, porsi konsumsi juga naik meski tipis


Kamis, 04 Oktober 2018 / 21:27 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas Pedagang di Pasar Tradisional Bekasi


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejalan dengan peningkatan optimisme konsumen di September 2018, porsi pendapatan responden rumah tangga yang digunakan untuk konsumsi (average prospensity to consume ratio) juga meningkat, meski tipis.

Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mencatat, rasio itu di September naik menjadi 67,1% dibanding bulan sebelumnya sebesar 66,9%.

Peningkatan proporsi konsumsi diikuti dengan menurunnya porsi pembayaran cicilan pinjaman terhadap pendapatan (debt service to income ratio). Yaitu, menjadi 12,8% dari sebelumnya 11,8%.

Sementara itu, porsi tabungan terhadap pendapatan naik tipis 0,8% menjadi 20,1% di bulan lalu.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, meningkatnya porsi konsumsi terhadap pendapatan terjadi pada responden dengan pengeluaran Rp 3,1 juta-Rp 4 juta dan di atas Rp 5 juta per buulan.

"Sementara penurunan porsi cicilan terhadap pendapatan terjadi pada seluruh tingkat pengeluaran responden, terutama pada responden dengan tingkat pengeluaran di atas Rp 5 juta per bulan," bunyi laporan BI yang dikutip KONTAN, Kamis (4/10).

Konsumen memperkirakan, pengeluaran konsumsi pada tiga bulan ke depan (Desember 2018) akan meningkat dari bulan sebelumnya. Hal itu terindikasi dari peningkatan indeks perkiraan konsumsi rumah tangga tiga bulan mendatang dari 158,8 menjadi 161,6.

Responden juga memperkirakan, pada enam bulan ke depan (Maret 2019), jumlah tabungan dan jumlah utang akan mengalami peningkatan. Hal ini tercermin dari indeks perkiraan jumlah tabungan yang meningkat dari 120,5 menjadi 122,4. Sementara indeks perkiraan jumlah utang naik dari 160,5 menjadi 167,6.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×