kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Operator Busway Kembali Menunggak Pembayaran Gas


Rabu, 14 Oktober 2009 / 09:50 WIB
Operator Busway Kembali Menunggak Pembayaran Gas


Reporter: Roy Franedya | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Operator bus Transjakarta kembali menunggak pembayaran gas ke PT Petross Gas. "Mereka menunggak pembayaran sejak Juli hingga Agustus 2009," ujar Wakil Gubernur Prijanto, seusai mengikuti pertemuan dengan Dinas Industri dan Energi DKI Jakarta (13/10).

Namun, tunggakan itu tak mencakup nilai keseluruhan bahan bakar gas yang digunakan bus Transjakarta. "Operator hanya tidak membayar selisih harga antara harga kontrak gas yang ditetapkan oleh Pemprov DKI dengan harga gas yang ditetapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)," kata Prijanto.

Sekadar catatan, dalam kontrak antara Petross Gas dengan DKI Jakarta, harga gas per kilometer adalah Rp 2.060. Sementara, harga gas berdasar keputusan Menteri ESDM mencapai Rp 2.562 per kilometer.

Untuk menyelesaikan masalah ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajukan usul perubahan harga. "Kami sudah sepakat mengubahnya," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×