kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

OIKN Sebut Investor Asing Sedang Berproses Masuk ke IKN


Jumat, 17 November 2023 / 19:25 WIB
OIKN Sebut Investor Asing Sedang Berproses Masuk ke IKN
ILUSTRASI. Investasi asing kini sedang berproses masuk ke proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investasi asing kini sedang berproses masuk ke proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut, belum ada investasi dari asing yang masuk ke proyek pembangunan IKN.  Sampai saat ini baru investor/investasi dalam negeri yang masuk ke dalam pembangunan IKN. Hal tersebut terlihat dalam groundbreaking yang setiap bulan terjadi. 

Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Troy Pantouw mengatakan, yang dimaksud Presiden Jokowi ialah belum ada groundbreaking dari investor asing di IKN. 

"Maksud beliau adalah belum ground breaking. LOI total semua per 7 November sekitar 304. Semuanya sedang berproses," kata Troy dihubungi Kontan.co.id, Jumat (17/11).

Baca Juga: Presiden Jokowi Akui Belum Ada Investasi Asing Masuk ke IKN

Troy menyebut, bagi investor yang siap dan selesai prosesnya maka akan langsung ke tahap selanjutnya yakni pembangunan. Dalam penanaman modal tentunya terdapat beberapa proses yang dilakukan investor. 

"Yang siap dan sudah beres prosesnya maka bisa mulai memulai pembangunannya," kata Troy.

Ia menambahkan, dari 304 Letter of Intent (LoI), ada satu industri dari China dan dua dari Malaysia yang sedang bersiap-siap untuk memulai, namun saat ini semuanya masih berproses. Sayangnya Troy tidak membocorkan siapa investor dari China dan Malaysia tersebut.

"Sekali lagi semuanya sedang berproses. Doakan semuanya berjalan baik," kata Troy. 

Berdasarkan data Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) ada top 5 LoI berdasarkan negara. Diantaranya Singapura, Jepang, Malaysia, China dan dari Korea Selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×