kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.958   -34,00   -0,19%
  • IDX 6.018   8,79   0,15%
  • KOMPAS100 776   2,40   0,31%
  • LQ45 594   1,46   0,25%
  • ISSI 209   0,77   0,37%
  • IDX30 329   0,75   0,23%
  • IDXHIDIV20 421   2,08   0,50%
  • IDX80 89   0,22   0,25%
  • IDXV30 115   0,76   0,67%
  • IDXQ30 108   0,40   0,37%

Nilai Tukar Petani Periode April 2023 Tercatat Turun 0,24% Dibanding Maret


Selasa, 02 Mei 2023 / 16:04 WIB
ILUSTRASI. Buruh tani membawa padi hasil panen di areal persawahan Kepuh, Karawang, Jawa Barat, Jumat (11/2/2022). ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/rwa.


Reporter: Maria Gelvina Maysha | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar Petani (NPT) pada April 2023 tercatat sebesar 110,58 atau turun 0,24% dibandingkan Maret 2023.

“Penurunan ini terjadi karena indeks harga yang diterima petani turun sebesar 0,12%, sementara indeks harga yang harus dibayar petani mengalami kenaikan 0,13%,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik Marga Yuwono di Jakarta, Selasa (2/5).

Adapun yang memengaruhi penurunan indeks yang diterima petani secara nasional itu terjadi karena penurunan harga pada komoditas kelapa sawit, cabe rawit, cabe merah, bawang merah, dan gabah.

Baca Juga: Jumlah Perjalanan Wisatawan Nusantara Tahun 2022 Sudah Melampaui Pra Covid-19

Sedangkan jika dilihat menurut sub sektor, peningkatan NTP tertinggi terjadi pada sub sektor perikanan, terutama pada nelayan yang naik 0,79%. Sementara itu penurunan NTP terjadi pada sub sektor holtikultura yang turun sebesar 3,58%.

Berdasarkan wilayah, tercatat sebanyak 18 provinsi alami kenaikan NTP dengan kenaikan tertinggi terjadi di Sumatera Selatan yang meningkat 1,15%.

Sementara terdapat 16 provinsi yang alami penurunan NTP dan yang paling mengalami penurunan terbesar terjadi di Provinsi Riau dengan angka 2,42%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×