kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Neraca dagang bulan September 2019 defisit, ini kata ekonom Bank Permata


Selasa, 15 Oktober 2019 / 20:07 WIB
Neraca dagang bulan September 2019 defisit, ini kata ekonom Bank Permata
ILUSTRASI. Lindungi Produsen Lokal —- Bongkar muat peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (24/5). Kementerian Perdagangan akan menerapkan instrumen trade remedies untuk melindungi limpahan produk asing akibat perang dagang antara Amerika Serikat dan


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Ke depannya, kinerja ekspor diperkirakan masih akan tertahan hingga tahun depan. Apalagi dengan melihat prospek perekonomian global yang cenderung stagnan dan bahkan melambat. 

Josua pun menghimbau agar pemerintah bisa kembali memberikan stimulus untuk mendongkrak kinerja ekspor agar juga seiring dengan perbaikan neraca perdagangan. Salah satunya adalah dengan mendiversifikasi ketergantungan terhadap china sebagai pasar utama ekspor Indonesia.

Baca Juga: Neraca dagang September 2019 mengalami defisit, ini pendapat ekonom

"Indonesia wajib membangun hubungan dagang dengan negara-negara non tradisional dalam jangka pendek ini. Selain itu juga bisa mendorong percepatan hilirisasi industri domestik," tambah Josua.

Selain itu, Indonesia juga harus bisa mengurangi konsumsi impor barang final dengan cara meningkatkan permintaan terhadap barang final produksi dalam negeri yang dapat didorong dengan peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×