kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Nasib dinasti Atut akan seperti keluarga Soeharto


Sabtu, 21 Desember 2013 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Jinxed at First, salah satu rekomendasi drama Korea romantis terbaru yang bisa ditonton di iQIYI.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, adalah tokoh sentral dari dinasti politik keluarganya. Dengan status tersangka dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akan sulit mencari pengganti sekaliber Atut. Dinasti keluarga Atut diprediksi belum akan bubar namun terbagi-bagi dalam beberapa kelompok (diaspora).

"Itu yang sulit. Kita belajar dari ketika Pak Harto (bekas presiden Soeharto) jatuh beliau orang kuat kemudian terdiaspora. Dugaan saya logika kekuasaan itu akan mendekatkan sisi logistik. Nanti akan terdiaspora terpecahkan, akan bisa ada patron baru. Untuk seperti Bu Atut akan sulit. (Dinasti) Tersebar nanti," ujar ujar Hanta Yudha, pengamat politik dari Pol-Tracking Institute, di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (21/12).

Sementara juru bicara keluarga Atut, Fitron Nur Ikhson, mengatakan semua keluarga Atut sudah berpengalaman dan siap menggantikannya menjadi patron. Menurt Fitron, Andika Hazrumy sangat potensial menggantikan Atut. Andika kini menjadi anggota DPD RI.

"Saya rasa karena semua sudah berpengalaman kedua putra dan menantunya punya pengalaman dalam mengikuti perkembangan ini. Mungkin yang paling tua Andika," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×