kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Nasdem: Jokowi belum ujian, sudah dikasih rapor


Rabu, 15 April 2015 / 17:36 WIB
Katalog Promo JSM Hypermart 3-6 November 2023, Lebih Murah dengan OVO Cash di Akhir Pekan.


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Wakil Ketua Fraksi Nasdem di DPR, Johnny G Plate, mengatakan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk menilai kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Menurut dia, waktu kerja Jokowi-JK saat ini baru enam bulan dari total lima tahun masa pemerintahannya.

"Istilahnya, Jokowi belum ujian semester, tetapi sudah mau dikasih rapor," kata Johnny dalam sebuah diskusi "Rapor Kabinet Kerja Jokowi-JK" di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4).

Apalagi, lanjut Johny, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2015 baru saja disahkan sekitar satu bulan lalu. Padahal APBN itu sangat penting bagi kinerja pemerintahan. "Artinya, saat ini pemerintahan Jokowi baru efektif satu bulan," ucapnya.

Ia berpendapat bahwa kebijakan Jokowi, khususnya di bidang ekonomi, membutuhkan waktu panjang untuk diselesaikan hingga seratus persen. Oleh karena itu, dibutuhkan kesabaran dari masyarakat untuk menikmati hasil kerja Jokowi.

"Misalnya infrastruktur maritim, itu tidak bisa satu semester (selesai). Ibarat ibu hamil, kita harus tunggu sampai sembilan bulan," ucapnya. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×