CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Nadia Mulya bawa rendang untuk sang ayah


Kamis, 05 Desember 2013 / 11:22 WIB
ILUSTRASI. Kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke, USS Benfold, yang dikerahkan ke area operasi Armada ke-7 AS di Laut China Selatan.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presenter Nadia Mulya kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (5/12) untuk menjenguk ayahnya, tersangka kasus dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, Budi Mulya yang berada di rumah tahanan Jakarta Timur cabang KPK.

"Bawa rendang," kata Nadia di KPK, Jakarta, Kamis (5/12).

Nadia tiba di Kantor KPK sekitar pukul 10.00 WIB. Menurut Nadia, rendang yang dibawakannya memang merupakan pesanan dari Budi Mulya. Meski demikian, rendang pesanan ayahnya bukanlah buatannya sendiri. "Enggak lah, saya enggak bisa masak," kata Nadya.

Seperti diketahui, Budi Mulya ditetapkan sebagai tersangka kasus pemberian dana talangan (bail out) Bank Century. Budi Mulya diduga melakukan penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama dalam pemberian FPJP kepada Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Perbuatan itu diduga dilakukanya pada saat masih menjadi Deputi Gubernur Bidang Pengelolaan Devisa Moneter Bank Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×