kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Nadia Mulya bawa rendang untuk sang ayah


Kamis, 05 Desember 2013 / 11:22 WIB
ILUSTRASI. Kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke, USS Benfold, yang dikerahkan ke area operasi Armada ke-7 AS di Laut China Selatan.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presenter Nadia Mulya kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (5/12) untuk menjenguk ayahnya, tersangka kasus dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, Budi Mulya yang berada di rumah tahanan Jakarta Timur cabang KPK.

"Bawa rendang," kata Nadia di KPK, Jakarta, Kamis (5/12).

Nadia tiba di Kantor KPK sekitar pukul 10.00 WIB. Menurut Nadia, rendang yang dibawakannya memang merupakan pesanan dari Budi Mulya. Meski demikian, rendang pesanan ayahnya bukanlah buatannya sendiri. "Enggak lah, saya enggak bisa masak," kata Nadya.

Seperti diketahui, Budi Mulya ditetapkan sebagai tersangka kasus pemberian dana talangan (bail out) Bank Century. Budi Mulya diduga melakukan penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama dalam pemberian FPJP kepada Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Perbuatan itu diduga dilakukanya pada saat masih menjadi Deputi Gubernur Bidang Pengelolaan Devisa Moneter Bank Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×