kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Muhammad Lutfi: Di era SBY jadi Menteri Perdagangan hasil reshuffle, kini pun sama


Selasa, 22 Desember 2020 / 17:25 WIB
ILUSTRASI. Muhammad Lutfi akan menjabat Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto.


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan perombakan atau reshuffle kabinet. Selasa (22/12), Jokowi mengumumkan enam menteri baru di Kabinet Indonesia Maju. Salah satunya Muhammad Lutfi.

Lutfi akan menjabat Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto.

Jabatan Menteri Perdagangan tak asing bagi Lutfi. Di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Lutfi juga pernah menjadi Menteri Perdagangan.

Waktu itu Lutfi masuk kabinet juga hasil perombakan kabinet pada Februari 2014 menggantikan Gita Wirjawan.

Saat itu Gita Wirjawan mengundurkan diri sebagai Menteri Perdagangan karena mengikuti konvensi calon presiden dari Partai Demokrat.

Baca Juga: Jokowi tunjuk 6 menteri baru, pelantikan dilakukan besok pagi

Saat ini, Lutfi menjabat Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS).

Latar belakang Lutfi adalah seorang pengusaha. Ia pernah menjadi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Mudah Indonesia (Hipmi).

Kemudian ia masuk ke pemerintahan di era SBY sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Lutfi juga pernah menjadi Duta Besar Indonesia untuk Jepang sebelum ditarik kembali masuk ke kabinet SBY sebagai Menteri Perdagangan.

Kini Lutfi dipercaya Presiden Jokowi untuk kembali memimpin Kementerian Perdagangan.

Selanjutnya: Yaqut Cholil Qoumas, tokoh muda NU yang ditunjuk Jokowi jadi Menteri Agama

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×