kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.738   2,00   0,01%
  • IDX 6.423   52,61   0,83%
  • KOMPAS100 852   8,78   1,04%
  • LQ45 644   9,38   1,48%
  • ISSI 229   1,34   0,59%
  • IDX30 367   5,93   1,64%
  • IDXHIDIV20 454   6,55   1,47%
  • IDX80 98   1,05   1,09%
  • IDXV30 126   0,54   0,43%
  • IDXQ30 119   2,04   1,75%

Moody's prediksi ekonomi Indonesia tumbuh minus 0,8%, ini kata ekonom


Rabu, 24 Juni 2020 / 17:50 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat di Terminal Peti Kemas (TPK) yang dikelola Pelindo 1.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Dengan melemahnya perekonomian, pemerintah maupun Bank Indonesia (BI) menggelontorkan berbagai macam program dukungan dan stimulus.

Di antaranya peningkatan defisit fiskal, menarik pinjaman, pemberian bantuan sosial (bansos) untuk mendongkrak konsumsi rumah tangga, dan lain-lain.

Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) bakal segera terbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun-Rp 2 triliun

Dampak dukungan kebijakan tersebut diprediksi bisa mengungkit perekonomian Indonesia. Moody's pun yakin, pada tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa melejit 6,1% atau berada dalam jangkauan proyeksi pemerintah yang sebesar 4,5% - 6,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×