kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Moeldoko : Stunting timbulkan potensi kerugian negara


Jumat, 15 November 2019 / 15:04 WIB
ILUSTRASI. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengikuti rapat kerja bersama Komisi II DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/11/2019). Rapat membahas membahas rencana strategis dari Kementerian Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet dan Kantor Staf Presiden untuk


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menyampaikan masalah stunting bisa berdampak pada kerugian negara. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Presiden Moeldoko.

Moeldoko bilang potensi kerugian dari stunting mencapai 2% hingga 3% dari produk domestik bruto (PDB). "Stunting telah menimbulkan potensi kerugian negara mencapai 2% hingga 3% dari PDB total," ujar Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jumat (15/11).

Baca Juga: Menko PMK: Enggak boleh nikah sebelum lulus pembekalan pranikah

Stunting juga menghambat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Hal itu membuat dampak pada tingkat pengangguran di Indonesia.

Pasalnya stunting akan berpengaruh pada kecerdasan dikarenakan ukuran otak yang kecil. Selain itu tubuh penderita stunting pun cenderung kecil sehingga berdampak pada daya saing "Ia tidak bisa punya daya saing, competitiveness-nya hilang," terang Moeldoko.

Baca Juga: Sektor perikanan sumbang 3% PDB, asosiasi gelar Seafood Show of Asia Expo

Berbagai upaya telah dilakukan sejak periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo. Pada tahun 2018 lalu angka stunting turun dari 37,2% menjadi 30,8%. Pemerintah mengajak sejumlah pihak menurunkan angka stunting menuju 28%. Moeldoko bilang guna mencapai angka tersebut masih berjalan lambat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×