kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Modifikasi cuaca diklaim berhasil menurunkan intensitas hujan di Jabodetabek


Rabu, 08 Januari 2020 / 10:08 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat memantau cuaca di kantor BPBD Jabar, Soekarno Hatta, Bandung, Jawa Barat, Senin (5/3).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga memprediksi hujan dengan intensitas tinggi terus terjadi. Diprediksi hujan dengan intensitas tinggi berlangsung hingga 12 Januari 2020 mendatang.

Baca Juga: Banjir di Jabodetabek belum akan jadi bencana nasional, kecuali pemda menyerah

"BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah," jelas Deputi Bidang Meteorologi R. Mulyono R. Prabowo dalam siaran pers, Minggu (5/1).

Pada periode 5 - 12 Januari 2020hujan lebat akan terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Kecuali wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak akan terjadi hujan lebat pada 9-12 Januari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×