kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.546   16,00   0,09%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Modal Asing Hengkang Rp 14,24 Triliun dari Pasar Keuangan Dalam Negeri


Minggu, 14 September 2025 / 07:32 WIB
Modal Asing Hengkang Rp 14,24 Triliun dari Pasar Keuangan Dalam Negeri
ILUSTRASI. BI mencatat aliran modal asing keluar dari pasar keuangan dalam negeri sebesar Rp 14,24 triliun pada pekan kedua September 2025. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/bar


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar dari pasar keuangan dalam negeri atau capital outflow sebesar Rp 14,24 triliun pada pekan kedua September 2025.

Berdasarkan data yang dihimpun BI dari transaksi pasar keuangan domestik periode 8 hingga 11 September 2025, dana asing tercatat keluar atau nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 14,24 triliun.

“Terdiri dari jual neto sebesar Rp 2,22 triliun di pasar saham, Rp 5,45 triliun di pasar surat berharga negara (SBN), dan Rp 6,57 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI),” tutur Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi  BI Ramdan Denny Prakoso, Jumat (12/9).

Baca Juga: BI Cata Aset Finansial Luar Negeri Tembus US$ 536,8 miliar pada Kuartal II-2025

Adapun seiring dengan masuknya asing dari pasar keuangan dalam negeri, premi risiko investasi di Indonesia tercatat turun. Ini terlihat dari premi credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun per 11 September 2025 sebesar 69,04 bps, turun dibanding dengan 4 September 2025 sebesar 69,55 bps.

Sementara itu, selama tahun 2025, berdasarkan data settlement s.d. 11 September 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp54,33 triliun di pasar saham dan Rp117,72 triliun di SRBI, serta beli neto sebesar Rp58,94 triliun di pasar SBN.

“Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×