Reporter: Umar Idris | Editor: Test Test
JAKARTA. Pemerintah akhirnya resmi merumahkan 1.300 orang karyawan Merpati dan akan mengucurkan Rp 300 miliar untuk merestrukturisasi maskapai itu secara total. Itulah hasil rapat terbatas kabinet yang dipimpin Presiden SBY di Kantor Presiden, Kamis (7/8). Hadir Menneg BUMN, Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan, dan Direktur Utama Merpati. "Kami akan melakukan golden shake hand terhadap 1.300 orang pegawai akhir bulan ini. Ini keputusan Presiden," tutur Sofyan.
Menkeu juga telah menyepakati untuk mengucurkan dana sebesar Rp 300 miliar itu, dana ini terbagi Rp 223 miliar untuk pesangon dan sisanya untuk modal operasional.
Sementara Bambang Bhakti Direktur Utama PT Merpati Nusantara memaparkan saat ini rasio jumlah pegawai Merpati dengan unit pesawat yang dimiliki tidak sebanding. "Idealnya satu pesawat 50 orang pegawai. Nah Merpati itu 1:100," terang Bambang.
Lebih lanjut Bambang menjelaskan, Merpati dulu pernah memiliki 90 pesawat, namun karena krisis moneter jumlah itu menyusut tinggal 19 pesawat dengan total pegawai 2.590 orang. Ia juga meminta karyawan berbesar hati, "Kami tidak punya uang lagi. Jadi memang harus dirumahkan, tapi akan dilakukan pemutusan hubungan kerja yang fair," janjinya
Namun PHK terhadap 1.300 orang ini tidak berlaku terhadap pilot Merpati. Mereka akan dilatih lalu akan bekerjasama dengan Garuda. "Tapi status mereka tetap pilot Merpati," terang Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













