kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Merasa gerah beberapa hari terakhir? Ini penjelasan BMKG


Selasa, 26 Mei 2020 / 14:44 WIB
ILUSTRASI. Gedung bertingkat memantulkan cahaya matahari di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (15/3). Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal I-2018 akan lebih baik dibanding periode tahun lalu sebesar 5,01 persen yang didorong oleh pertumbuhan imp


Sumber: Kompas.com | Editor: Tendi Mahadi

Di Jabodetabek, wilayah Bekasi bagian utara serta sebagian Jakarta disebut sudah memasuki musim kemarau, sehingga suhu udara semakin tinggi. 

“Di Jabodetabek, pantauan suhu maksimum tertinggi terjadi di Soekarno/Hatta 35°C, Kemayoran 35°C, Tanjung Priok 34,8°C, dan Ciputat 34,7°C,” kata Herizal. 

Baca Juga: Hujan guyur Jabodetabek siang hingga sore hari

Ia menambahkan, warga tak perlu merasa gusar dengan suasana gerah yang dirasakan selama kurang lebih 5 hari belakangan. “Banyak minum dan makan buah segar sangat dianjurkan,” pungkasnya. (Vitorio Mantalean)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Merasa Gerah Beberapa Hari Terakhir? Ini Penjelasan BMKG"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×