kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Menteri Susi klaim ekspor ikan naik pesat di 2017


Rabu, 18 Oktober 2017 / 13:01 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Susi Pudjiastuti mengklaim produksi ikan Indonesia meningkat. Hal tersebut diakui sebagai dampak kebijakan perlindungan laut Indonesia.

"Produksi perikanan Indonesia meningkat pada semester satu 11,84 juta ton," ujar Susi dalam Konferensi Pers 3 Tahun Kinerja Jokowi - JK, Rabu (18/10).

Selain produksi, Susi juga klaim terjadi peningkatan stok sumber daya perikanan. Stok sumber daya perikanan yang sebesar 9,93 juta ton pada tahun 2015 naik menjadi 12,54 juta ton.

Kenaikan produksi perikanan dianggap memicu pertumbuhan ekspor produk perikanan. Nilai ekspor produk perikanan Indonesia sebesar US$ 3,94 miliar pada tahun 2015.

Angka tersebut hampir dicapai pada pertengahan tahun 2017. Pada pertengahan tahun 2017 nilai ekspor produk perikanan Indonesia berdasar data Kenterian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebesar US$ 2,38 miliar. "Ekspor diperkirakan hingga akhir tahun sebesar US$ 5 miliar," jelas Susi.

Dua tahun ke depan terdapat beberapa target bagi sektor perikanan. Di antaranya adalah produksi ikan pada 2019 mencapai 41,79 juta ton. Selain itu juga KKP menargetkan peningkatan nilai ekspor sebesar US$ 9,54 miliar di tahun 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×