kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menteri Susi ingin perkuat lagi Satgas 115


Selasa, 11 Juli 2017 / 13:07 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115). Satgas 115 dibentuk untuk menanggulangi pelanggaran dan kejahatan di bidang perikanan khususnya penangkapan ikan secara ilegal di laut Indonesia.

Satgas 115 bekerjasama dengan berbagai instansi guna mengamankan laut Indonesia. Satgas ini berisi TNI Angkatan Laut, Polisi Air, Kejaksaan, dan Badan keamanan laut (Bakamla).

Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan mengatakan, selain memperkuat koordinasi, rapat ini juga mengupayakan untuk penguatan kewenangan.

"Kami berkomitmen bertujuan mencapai poros maritim," ujar Susi, saat membuka Rakornas, Selasa (10/7).

Menurutnya, meskipun pihaknya telah menindak tegas para pelaku ilegal fishing dengan menenggelamkan kapal, namun belum memberikan efek jera. Pasalnya, saat ini masih banyak ditemui kapal asing dari Vietnam, China, dan Filipina diperairan Indonesia.

Selain itu, saat ini juga tengah berkembang modus baru ilegal fishing. Yakni kapal Indonesia menjual tangkapannya di laut lepas kepada kapal-kapal asing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×