kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menteri Siti Nurbaya: Limbah B3 zero tolerance


Selasa, 27 Agustus 2019 / 20:59 WIB
ILUSTRASI. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tidak akan mentoleransi limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Hal itu dinyatakan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya usai rapat terbatas di Istana Bogor. Siti bilang tidak ada toleransi untuk masuknya limbah menyangkut masalah lingkungan.

"Limbah masuk itu tidak boleh, limbah B3 zero tolerance," tegas Siti, Selasa (27/8).

Sementara impor sampah untuk bahan baku masih bisa diberikan toleransi. Impor sampah kertas dan plastik untuk bahan baku industri diberikan toleransi berdasarkan ketidakmurniannya.

Pasalnya untuk kertas dan plastik bahan baku industri membutuhkan bahan pendukung lain. Bahan tersebut seperti tali pengikat mau pun alat untuk mengemas.

"Kalau sampah bahan baku ada ketidakmurniannya, kertas itu ada pembungkus ,tali pengikat, papan antara, packing kalau itu harus kita kasih yang saya minta 2%," terang Siti.

Namun batas toleransi tersebut pun akan terus ditekan turun. Siti bilang dalam waktu dua tahun batas toleransi tersebut dapat turun dari 2% hingga menjadi 0,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×