Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menegaskan komitmennya untuk membenahi persoalan sampah di Indonesia dengan mengacu pada standar global.
Hal itu disampaikannya usai dirinya resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Senin (27/4/2026).
Menurut Jumhur, persoalan sampah merupakan isu mendesak yang harus segera ditangani secara sistematis dan berkelanjutan.
Baca Juga: KEK Keuangan Bisa Dongkrak Investasi, Ekonom Ingatkan Risiko Tinggi
“Yang di depan mata kita misalnya sampah, setelah bertahap kita akan mengikuti global standard,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, pemerintah akan menyesuaikan kebijakan pengelolaan sampah dengan berbagai kesepakatan dan perjanjian internasional yang telah diikuti Indonesia. “Berbagai perjanjian internasional yang kita akan kejar,” katanya.
Jumhur optimistis upaya tersebut dapat berjalan efektif dengan dukungan penuh dari Presiden Prabowo yang dinilainya memiliki komitmen kuat terhadap isu lingkungan hidup.
Selain kebijakan, Jumhur juga menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Ia mengajak publik untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai kebiasaan sehari-hari.
“Saya minta dibantu untuk berkampanye memastikan lingkungan hidup menjadi habits di hati kita,” ucapnya.
Menurutnya, jika kesadaran kolektif masyarakat dapat terbentuk, maka dampak positif terhadap kualitas lingkungan akan semakin terasa di masa depan.
Baca Juga: Momen Rocky Gerung Ikut Prosesi Reshuffle, Salaman dengan Prabowo
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













