kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menteri Jonan klaim tingkatkan infrastruktur


Selasa, 20 Oktober 2015 / 20:38 WIB


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Terbatasnya saran infrastruktur di Tanah Air hingga sejauh ini masih menjadi kendala perekonomian yang membuat mahal biaya logistik. Namun, di sepanjang satu tahun kebinet kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo, Kementerian Perhubungan mengklaim sudah membuat sejumlah terobosan.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, pembangunan infrastruktur transportasi mulai dari bandar udara, terminal, pelabuhan, serta jaringan rel kereta api sudah berjalan. "Sektor perkeretaapian, kami mulai membangun jalur transumatera mulai dari Sumatera Utara, Aceh, Binjai, serta di Sulawesi. Dan nanti akan menyusul di Kalimantan dan Papua," kata di dalam acara Rembug Nasional yang digelar relawan Jokowi, Selasa (20/10).

Pengembangan fasilitas bandara di seluruh tanah air juga tengah digenjot Kemenhub. Menurut dia ada 181 bandara yang menjadi tugas pemerintah untuk diperbaiki layanan dan standarnya.

Adapun bandara yang sudah rampung pemgarannya di antaranya Bandara Tarakan, Bandara Matohara, Bandara Berau. "Kami berupaya tidak hanya cepat penyerapan saja, tapi tantangan kualitas baik dan pelayanan standarnya harus ada," kata Jonan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×