kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Menteri jadi tersangka, pimpinan KPK temui SBY


Jumat, 07 Desember 2012 / 13:58 WIB
ILUSTRASI. Promo JSM Alfamart Hanya 3 Hari Periode 3-5 September 2021


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can



JAKARTA. Seluruh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang ke Istana Negara pasca penetapan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng sebagai tersangka. Mereka ingin bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Para pimpinan KPK tiba pada pukul 13.25 WIB. Pimpinan KPK yang hadir diantaranya Abraham Samad, Busyro Muqodas, Bambang Widjojanto, Adnan Pandu Praja, dan Zulkarnaen.

Saat tiba di kantor Presiden, Busyro mengungkapkan pertemuan ini sama sekali tidak akan menyinggung soal penetapan tersangka Andi Mallarangeng. "Ini menyangkut masalah hutan," katanya, Jumat (7/12).

Busyro mengatakan, kasus Andi sudah jelas. Ketua KPK Abraham Samad meminta para wartawan menunggu perkembangan selanjutnya.

Pemeriksaan Andi selaku tersangka kasus Hambalang dilakukan setelah pemeriksaan saksi. "Pemeriksaannya minggu depan," katanya.

Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menerangkan pertemuan ini tidak lain permintaan dari KPK, bukan dari SBY. "Jadi supaya tidak ada salah pengertian kalau presiden yang meminta," katanya.

Dalam pertemuan ini, SBY didampingi Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM Djoko Suyanto, dan Menteri Hukum dan Keamanan Amir Syamsuddin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×