kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Menteri Investasi Bahlil optimistis FDI Indonesia lebih deras dibanding negara lain


Kamis, 12 Agustus 2021 / 14:07 WIB
ILUSTRASI. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Yudho Winarto

Catatan Kementerian Investasi, investasi di Jawa sebesar Rp 214,53 triliun atau setara 48,5% dari total realisasi investasi sepanjang Januari-Juni 2021.

Sedangkan investasi di luar Jawa mencapai Rp 228,23 triliun, setara 51,5% terhadap jumlah penanaman modal yang masuk ke Indonesia di semester I-2021.

“Tapi luar Jawa terjadi, kenapa? Sebab pembangunan infrastruktur yang dilakukan lima tahun terakhir Presiden Jokowi-Jusuf Kalla itu cukup luar biasa, dan harus diakui ada reform regulasi dan sentuhan lain,” kata Bahlil.

Baca Juga: Menkeu dan Menteri Investasi teken nota kesepahaman untuk optimalkan investasi

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid menambahkan, masuknya investasi asing ke Indonesia karena iklim berinvestasi yang makin kondusif. Ia bilang banyak investor asing berlomba-lomba membangun pabrik berteknologi tinggi, seperti industri baterai.

"Makanya mereka (investor asing) masuk ke Indonesia karena baterai itu ujung-ujungnya akan membutuhkan nikel, dan itu ada bahan bakunya kita punya di Indonesia bagian Timur," kata Arsjad dalam acara yang diselenggarakan KONTAN tersebut, Senin (12/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×