kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Mentan Pastikan Cadangan Beras Nasional Cukup Untuk 324 Hari, Tapi Anggaran Terbatas


Minggu, 15 Maret 2026 / 14:56 WIB
Mentan Pastikan Cadangan Beras Nasional Cukup Untuk 324 Hari, Tapi Anggaran Terbatas
ILUSTRASI. Cadangan beras Pemerintah (ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa cadangan beras nasional cukup sampai 324 hari ke depan. 

Hal itu disampaikannya langsung kepada Presiden Prabowo Subianto saat sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Jum'at (13/3/2026). 

"Hari ini stoknya sampai 4 juta ton dan kemungkinan bulan depan 5 juta ton, ini cukup sampai 324 hari pak, sampai akhir tahun," ujar Andi Amran. 

Baca Juga: Ekonom Sarankan Pemerintah Efisiensi Anggaran MBG Ketimbang Kerek Defisit Fiskal

Meski cadangan beras dilaporkan melimpah, Amran mengaku bahwa anggaran di Kementerian Pertanian saat ini hanya tinggal 2 minggu ke depan. 

Untuk itu, Amran juga meminta kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera mencairkan pinjaman anggaran yang sebelumnya telah disepakati. 

"Hanya saja Pak Menkeu, anggarannya tinggal untuk 2 minggu kalau bisa tambah anggaran kemarin yang sudah disepakati," lanjut Amran. 

Dalam kesempatan itu, Amran juga melapor capaian membanggakan sektor pertanian di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. 

Amran bilang bahwa ekspor pertanian turut meningkat mencapai 28%. Khusus untuk sawit, ada lonjakan ekspor crude palm oil (CPO) mencapai 6 juta ton. 

Menurutnya, tambahan ekspor diperoleh dari hasil pertemuan pemerintah dengan asosiasi pengusaha sawit nasional. Dalam pertemuan itu, pelaku industri menyampaikan adanya potensi tambahan pasokan sawit yang dapat mendorong ekspor. 

"Kami pertemuan asosiasi pengusaha sawit se-Indonesia kemarin ini Pak Bahlil (Menteri ESDM) ada tambahan 6 juta ton kemudian ekspor kami total pertanian naik 28 persen," jelas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×