kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.997.000   -24.000   -0,79%
  • USD/IDR 16.974   58,00   0,34%
  • IDX 7.137   -224,90   -3,05%
  • KOMPAS100 989   -32,34   -3,17%
  • LQ45 728   -22,86   -3,04%
  • ISSI 249   -9,93   -3,83%
  • IDX30 392   -8,64   -2,16%
  • IDXHIDIV20 487   -9,80   -1,97%
  • IDX80 111   -3,58   -3,12%
  • IDXV30 132   -2,45   -1,82%
  • IDXQ30 127   -2,57   -1,99%

Mentan Pastikan Cadangan Beras Nasional Cukup Untuk 324 Hari, Tapi Anggaran Terbatas


Minggu, 15 Maret 2026 / 14:56 WIB
Mentan Pastikan Cadangan Beras Nasional Cukup Untuk 324 Hari, Tapi Anggaran Terbatas
ILUSTRASI. Cadangan beras Pemerintah (ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa cadangan beras nasional cukup sampai 324 hari ke depan. 

Hal itu disampaikannya langsung kepada Presiden Prabowo Subianto saat sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Jum'at (13/3/2026). 

"Hari ini stoknya sampai 4 juta ton dan kemungkinan bulan depan 5 juta ton, ini cukup sampai 324 hari pak, sampai akhir tahun," ujar Andi Amran. 

Baca Juga: Ekonom Sarankan Pemerintah Efisiensi Anggaran MBG Ketimbang Kerek Defisit Fiskal

Meski cadangan beras dilaporkan melimpah, Amran mengaku bahwa anggaran di Kementerian Pertanian saat ini hanya tinggal 2 minggu ke depan. 

Untuk itu, Amran juga meminta kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera mencairkan pinjaman anggaran yang sebelumnya telah disepakati. 

"Hanya saja Pak Menkeu, anggarannya tinggal untuk 2 minggu kalau bisa tambah anggaran kemarin yang sudah disepakati," lanjut Amran. 

Dalam kesempatan itu, Amran juga melapor capaian membanggakan sektor pertanian di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. 

Amran bilang bahwa ekspor pertanian turut meningkat mencapai 28%. Khusus untuk sawit, ada lonjakan ekspor crude palm oil (CPO) mencapai 6 juta ton. 

Menurutnya, tambahan ekspor diperoleh dari hasil pertemuan pemerintah dengan asosiasi pengusaha sawit nasional. Dalam pertemuan itu, pelaku industri menyampaikan adanya potensi tambahan pasokan sawit yang dapat mendorong ekspor. 

"Kami pertemuan asosiasi pengusaha sawit se-Indonesia kemarin ini Pak Bahlil (Menteri ESDM) ada tambahan 6 juta ton kemudian ekspor kami total pertanian naik 28 persen," jelas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×