kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Mentan ingin pemerintahan baru cabut subsidi pupuk


Selasa, 29 April 2014 / 13:08 WIB
ILUSTRASI. Infused water mint bermanfaat meredakan gejala flu.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Pertanian, Suswono berharap pemerintah baru yang terbentuk dari hasil Pemilu 2014 nanti bisa segera mencabut subsidi pupuk.

Menurutnya, lebih baik anggaran subsidi pupuk yang tahun 2014 ini mencapai Rp 18 triliun dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur pertanian dan menjamin harga produk pertanian petani agar tidak berfluktuasi.

Suswono mengatakan, bahwa harapan ini disampaikannya terkait tingginya angka penyelewengan yang terjadi akibat tingginya perbedaan harga pupuk bersubsidi dan non subsidi.

"Secara pribadi saya ingin jangan disubsidi, harga pupuk biar harga pasar, Rp 18 triliun itu berikan kompensasi ke petani, agar harga produk mereka tidak fluktuatif," katanya di Jakarta Selasa (29/4).

Suswono mengatakan, mengawasi penyimpangan penyaluran subsidi pupuk bukan pekerjaan mudah. Apalagi, tingkat perbedaan harga antara pupuk bersubsidi dan non subsidi saat ini mencapai 1/3 kali lipat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×