kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Mentan: impor sapi alternatif terakhir


Kamis, 12 Agustus 2010 / 03:42 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Meski memiliki kuota impor cukup besar, pemerintah tidak akan tergesa-gesa mengimpor daging sapi. Menteri Pertanian Suswono menegaskan, impor daging sapi merupakan pilihan terakhir.

Sebab, menurut Suswono, peternak-peternak daging sapi di pulau Jawa siap menggelontorkan daging sapi segar ke pasaran selama bulan puasa hingga lebaran."Mereka punya stok ribuan sapi yang siap potong, tinggal kita menghubungkan saja," ujar suswono, Rabu malam (11/8).

Tapi, kata dia, pemerintah akan melakukan impor jika memang pasokan daging sapi kurang dan betul-betul tidak bisa mencukupi permintaan masyarakat."Itu hanya cadangan saja sebagai alternatif terakhir," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Suswono menambahkan, jatah impor daging sapi tahun ini sebanyak 73.000 ton. Namun, pemerintah belum memutuskan berapa jatah impor yang akan diambil. Daging sapi impor itu, biasanya, didatangkan dari Australia dan Selandia Baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×