kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Mentan: impor sapi alternatif terakhir


Kamis, 12 Agustus 2010 / 03:42 WIB
Mentan: impor sapi alternatif terakhir


Reporter: Hans Henricus | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Meski memiliki kuota impor cukup besar, pemerintah tidak akan tergesa-gesa mengimpor daging sapi. Menteri Pertanian Suswono menegaskan, impor daging sapi merupakan pilihan terakhir.

Sebab, menurut Suswono, peternak-peternak daging sapi di pulau Jawa siap menggelontorkan daging sapi segar ke pasaran selama bulan puasa hingga lebaran."Mereka punya stok ribuan sapi yang siap potong, tinggal kita menghubungkan saja," ujar suswono, Rabu malam (11/8).

Tapi, kata dia, pemerintah akan melakukan impor jika memang pasokan daging sapi kurang dan betul-betul tidak bisa mencukupi permintaan masyarakat."Itu hanya cadangan saja sebagai alternatif terakhir," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Suswono menambahkan, jatah impor daging sapi tahun ini sebanyak 73.000 ton. Namun, pemerintah belum memutuskan berapa jatah impor yang akan diambil. Daging sapi impor itu, biasanya, didatangkan dari Australia dan Selandia Baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×