kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Mentan: impor sapi alternatif terakhir


Kamis, 12 Agustus 2010 / 03:42 WIB
Mentan: impor sapi alternatif terakhir


Reporter: Hans Henricus | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Meski memiliki kuota impor cukup besar, pemerintah tidak akan tergesa-gesa mengimpor daging sapi. Menteri Pertanian Suswono menegaskan, impor daging sapi merupakan pilihan terakhir.

Sebab, menurut Suswono, peternak-peternak daging sapi di pulau Jawa siap menggelontorkan daging sapi segar ke pasaran selama bulan puasa hingga lebaran."Mereka punya stok ribuan sapi yang siap potong, tinggal kita menghubungkan saja," ujar suswono, Rabu malam (11/8).

Tapi, kata dia, pemerintah akan melakukan impor jika memang pasokan daging sapi kurang dan betul-betul tidak bisa mencukupi permintaan masyarakat."Itu hanya cadangan saja sebagai alternatif terakhir," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Suswono menambahkan, jatah impor daging sapi tahun ini sebanyak 73.000 ton. Namun, pemerintah belum memutuskan berapa jatah impor yang akan diambil. Daging sapi impor itu, biasanya, didatangkan dari Australia dan Selandia Baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×