kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.968.000   52.000   1,78%
  • USD/IDR 16.734   -57,00   -0,34%
  • IDX 8.321   -659,67   -7,35%
  • KOMPAS100 1.149   -90,86   -7,33%
  • LQ45 813   -63,58   -7,26%
  • ISSI 305   -25,64   -7,75%
  • IDX30 418   -26,36   -5,93%
  • IDXHIDIV20 493   -25,93   -4,99%
  • IDX80 127   -10,53   -7,65%
  • IDXV30 138   -5,68   -3,95%
  • IDXQ30 134   -8,31   -5,83%

Mentan Bakal Ubah Lahan Hortikultura Rawan Longsor di Jabar Jadi Perkebunan


Rabu, 28 Januari 2026 / 15:06 WIB
Mentan Bakal Ubah Lahan Hortikultura Rawan Longsor di Jabar Jadi Perkebunan
ILUSTRASI. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (KONTAN/Arif Ferdianto)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan melakukan perombakan tata lahan untuk mengatasi banjir dan longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Amran bilang pihaknya telah melakukan peninjauan langsung di lokasi banjir hari ini. Ia pun mendapati kawasan tinggi di lokasi banyak ditanami komiditas hortikultura.

Menurutnya, tanaman jenis ini tidak memiliki akar yang kuat sehingga bisa menimbulkan longsor hingga banjir di kawasan tersebut. Amran berencana mengganti komoditas tersebut dengan komoditas perkebunan.

“Daerah ketinggian harusnya kita tanami tanaman keras, perkebunan, kopi, alpukat, kelapa, kakao dan seterusnya. Kemudian daerah lembah kita tanami hortikultura. Karena perakaran tanaman keras atau pohon-pohonan atau perkebunan itu, itu kuat sehingga mengantisipasi longsor dan banjir ke depan,” ujar Amran di Istana Kepresidenan, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: Bakal dilantik, Calon Anggota Dewan Energi Nasional Merapat ke Istana

Amran memastikan kesiapan anggaran untuk alih fungsi lahan ini. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengalokasikan khusus untuk pengembangan perkebunan mencapai Rp 9,95 triliun di tahun ini.

“Itu kurang lebih 870.000 hektare seluruh Indonesia. Anggarannya Rp 9,95 triliun. Hampir Rp 10 triliun,” jelas Mentan.

Sebagai informasi, banjir bandang disertai tanah longsor di Bandung Barat yang terjadi pada Sabtu (24/01/2026) dini hari akibat curah hujan tinggi tersebut mengakibatkan 11 korban jiwa, sementara 79 warga lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Baca Juga: Risiko Persepsi Indepedensi BI Membayangi Deputi Gubernur Baru

Selanjutnya: IHSG Jatuh 8% Picu Trading Halt, Peralihan ke SBN Dinilai Tak Masif

Menarik Dibaca: IHSG Anjlok, Ini Saham-saham Paling Banyak Dijual Asing di Sesi I (28/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×