kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.029   29,00   0,17%
  • IDX 7.092   -92,24   -1,28%
  • KOMPAS100 980   -12,84   -1,29%
  • LQ45 719   -8,00   -1,10%
  • ISSI 254   -3,15   -1,22%
  • IDX30 390   -3,16   -0,80%
  • IDXHIDIV20 485   -2,22   -0,46%
  • IDX80 110   -1,30   -1,16%
  • IDXV30 134   -0,26   -0,19%
  • IDXQ30 127   -0,88   -0,68%

Mensos Risma ungkap temuan permasalahan bansos tahun 2020


Rabu, 26 Mei 2021 / 18:36 WIB
ILUSTRASI. Mensos Risma ungkap temuan permasalahan bansos tahun 2020


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

Yakni 406 pemda melakukan finalisasi data dimana 331 pemda melakukan verifikasi dan validasi kepada lebih dari 10 persen jumlah DTKS nya; 63 pemda tidak melakukan pemutakhiran per Juli 2020; dan 48 pemda belum pernah melakukan update sama sekali sejak 2015.

"Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa pandemi covid-19 secara tidak langsung telah menggugah partisipasi pemerintah daerah untuk berkontribusi dalam bentuk pemutakhiran DTKS," ucap Risma.

Baca Juga: Bansos tunai Rp 300.000 diperpanjang, ini cara cek di link cekbansos.kemensos.go.id

Deputi Kepala BPKP Bidang PIP Bidang Polhukam PMK, Iwan Taufiq Purwanto menyebut, untuk meningkatkan akuntabilitas bantuan sosial, BPKP telah merekomendasikan Kementerian Sosial untuk memperbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sebagai tindak lanjutnya, serangkaian upaya telah dilakukan Kementerian Sosial untuk memperbaiki DTKS, dan hasilnya adalah dengan ditetapkannya New DTKS per 1 April 2021 yang sudah padan dengan data kependudukan.

"Untuk selanjutnya, BPKP bersama APIP akan terus mengawal penyaluran bantuan sosial dengan memanfaatkan data yang telah diperbaiki tersebut," ujar Iwan.

Selanjutnya: Begini cara mudah cek penerima bansos 2021 yang cair awal Mei

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×