kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Menlu bantah borong Sukhoi dari Rusia


Kamis, 19 Mei 2016 / 21:14 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi membantah bahwa Indonesia telah memborong Sukhoi dari Rusia. Bantahan ini dia berikan terkait pemberitaan sejumlah media bahwa salah satu agenda kunjungan Presiden Joko Widodo ke Rusia terkait pembelian Pesawat Suhoi Su- 35.

Retno mengatakan, dalam pertemuan yang dilakukan Presiden Joko Widodo dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin memang dibicarakan masalah kerjasama pertahanan. Tapi pembicaraan tersebut dalam konteks luas.

"Jadi saya ingin klarifikasi, berita Indonesia borong pesawat tempur Sukhoi tidak ada," katanya dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Ari Dwipayana, Tim Komunikasi Presiden Kamis (19/5).

Sayangnya, Retno tidak menjelaskan, apakah tidak memborong tersebut berarti bahwa Indonesia tidak membeli satu Pesawat Tempur Sukhoi pun dari Rusia. Kabar pemerintah akan membeli Pesawat Sukhoi Su- 35 sebelumnya disampaikan Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan.

Di Komplek Istana Kepresidenan Selasa (3/5) lalu, dia mengatakan bahwa pemerintah akan membeli Sukhoi dalam beberapa tahap. Untuk tahap pertama, rencananya akan ada delapan pesawat Sukhoi yang dibeli.

Penandatanganan pembelian tersebut kata dia, akan disaksikan Jokowi saat kunjungan ke Rusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×