kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menkopolhukam akui pelaku video di Youtube adalah TNI


Jumat, 22 Oktober 2010 / 13:25 WIB
ILUSTRASI. Pabrik Unilever


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto mengakui video kekerasan yang beredar di situs youtube.com adalah benar. Dia mengatakan, pelakunya adalah aparat TNI.

TNI sedang menyelidiki peristiwa kekerasan itu. "Penjelasan sementara dari Panglima Kodam ke Panglima TNI video itu benar dan pelakunya juga anggota militer," ujar Djoko di kantor Presiden, Jumat (22/10).

Namun, Djoko enggan menyebut asal usul kesatuan prajurit TNI yang menjadi pelaku kekerasan itu. Dia juga enggan menjelaskan bagaimana peristiwa itu bisa terjadi. "Penyelidikan masih berkembang sampai pada siapa saja yang akan diperiksa," kata mantan Panglima TNI.

Djoko menyatakan, tindakan para prajurit tersebut sangat berlebihan dan tidak profesional. Karena itu, dia meminta pelaku kekerasan tersebut ditindak sesuai dengan aturan disiplin dan hukum yang berlaku di TNI.

Djoko berharap masyarakat menyerahkan sepenuhnya penyelesaian kasus ini kepada pemerintah dan TNI. "Karena ini sudah menjadi perhatian publik dan internasional sudah barang tentu menjadi perhatian saya, Menteri Pertahanan, Panglima TNI, bahkan Presiden untuk menyelesaikannya," terang Djoko.

Seperti diketahui, sebuah video berdurasi 47 detik dirilis oleh kelompok yang mengatasnamakan Asian Human Rights Commission. Video yang beredar Senin (18/10) lalu itu menyiarkan tindak kekerasan beberapa orang yang memakai pakaian khas TNI dan bersenjata laras panjang terhadap sekelompok orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×