Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan kondisi perekonomian nasional tetap terjaga di tengah tekanan dan ketidakpastian global yang terus berkembang.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi stabil dengan berbagai indikator yang menunjukkan ketahanan.
Menurut Airlangga, pemerintah terus memantau dinamika global, terutama yang berkaitan dengan gangguan rantai pasok dunia. Meski demikian, Indonesia dinilai mampu menunjukkan daya tahan sebagai negara yang adaptif dan resilien dalam menghadapi tekanan eksternal.
Baca Juga: Prabowo Temui 13 Bos Pengusaha Jepang, Ajak Investasi Hilirisasi di Indonesia
"Di tengah dinamika global yang menguji lantai pasok dunia, Indonesia menunjukkan dirinya sebagai bangsa yang adaptif, resiliensi, dan tangguh," ujar Airlangga dalam Konferensi Pers, Selasa (31/3).
Ia juga memastikan bahwa ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) berada dalam kondisi aman. Pemerintah, kata dia, telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga pasokan dan menghindari gejolak harga di dalam negeri.Selain itu, stabilitas fiskal juga disebut tetap terjaga.
"Perlu ditekankan kepada masyarakat bahwa kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh, stok BBM nasional dalam kondisi aman, dan stabilitas fiskal tetap terjaga," katanya.
Airlangga menegaskan, berbagai kebijakan yang disiapkan bertujuan untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha. Dengan demikian, aktivitas ekonomi diharapkan tetap berjalan optimal meskipun di tengah tekanan global.
"Untuk itu kebijakan berikut ini diambil agar masyarakat tetap tenang dan tetap produktif," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













