kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Menkeu Sri Mulyani perkirakan ekonomi kuartal IV-2020 minus 2,9%


Selasa, 22 Desember 2020 / 07:45 WIB
Menkeu Sri Mulyani perkirakan ekonomi kuartal IV-2020 minus 2,9%
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2020 bisa minus 2,9% dengan proyeksi batas atas di 0,9%. Ekonomi pada Oktober-Desember 2020 yang masih di level negatif itu dinilai masih terdampak akibat pandemi virus corona.

Secara rinci, Menkeu menyampaikan pada kuartal IV-2020 diramal untuk konsumsi rumah tangga berada di kisaran minus 3,6% hingga minus 2,6%. Pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi minus 4,3% sampai minus 4%. Konsumsi pemerintah minus 3,6%. Ekspor di minus 2,6% hingga minus 0,6% dan impor minus 18,3% sampai minus 15,5%.

Dus, konsumsi rumah tangga yang melemah menjadi katalis utama ekonomi masih kontraksi pada Oktober-Desember 2020. Namun, setidaknya Menkeu meyakini realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal IV lebih baik daripada periode sebelumnya.

“Kuartal IV-2020 sedikit lebih baik dari kuartal III-2020, namun belum bisa mencapai level positif karena langkah-langkah untuk menahan penyebaran Covid-19,” kata Menkeu dalam Konferensi Pers Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Periode November, Senin (21/12).

Kata Menkeu, prediksi posisi ekonomi di kuartal IV-2020 tersebut sudah memperhitungkan kemungkinan kondisi ekonomi-sosial pada dua pekan terakhir di Desember. Utamanya pengaruh pemangkasan tiga hari cuti bersama dan protokol kesehatan yang diperketat di periode libur panjang akhir tahun.

Baca Juga: Imbas Covid-19, Sri Mulyani proyeksikan pertumbuhan ekonomi 2020 bisa minus 2,2%

“Di satu sisi ada harapan traveling namun karena kenaikan (kasus) Covid-19 yang terjadi beberapa langkah pengamanan akan jadi salah satu penahan momentum pemulihan kuartal IV-2020,” ujar Menkeu.

Outlook ekonomi di kuartal IV-2020 inilah yang juga akan menentukan ekonomi sepanjang tahun ini. Alhasil, Menkeu memprediksi pertumbuhan ekonomi pada 2020 berada di kisaran minus 2,2% hingga minus 1,7%. 

Adapun pada 2020 pertumbuhan konsumsi rumah tangga diramal berada di rentang minus 2,7% hingga minus 2,4%, konsumsi pemerintah minus 0,3% hingga 0,3%, PMTB minus 4,4%, ekspor minus 6,2% hingga minus 5,7%, dan impor minus 15% hingga 14,3%.

Selanjutnya: Vaksin corona gratis, ini anggaran yang disiapkan Menteri Sri Mulyani

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×