kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Menkeu: Segera menaikkan harga BBM


Senin, 13 Oktober 2014 / 13:35 WIB
ILUSTRASI. Promo KFC Coffee tawarkan aneka camilan manis dari donut, pukis, minuman panas & dingin, khusus di gerai KFC bertanda KFC Coffee


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Konsumen dan dunia usaha mengekspetasikan adanya inflasi yang tinggi akibat rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Adanya ekspetasi inflasi yang tinggi tersebut bisa diredam dengan segera menaikkan harga BBM.

"Begitu dinaikkan, sudah tidak ada lagi ekspetasinya," ujar Menteri Keuangan Chatib Basri yang ditemui di Kementerian Keuangan, Senin (13/10).

Menurut Chatib, menaikkan harga BBM adalah cara terbaik meredam ekspektasi inflasi. Sebagai informasi, berdasarkan Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dilakukan Bank Indonesia (BI) diperkirakan tekanan harga jual pada triwulan IV 2014 akan lebih tinggi dengan saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 19,76%. 

Pada triwulan III, SBT tercatat sebesar 16,15%. Penyebab peningkatan harga jual ke depan menurut responden adalah adanya kenaikan bahan baku dan rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. 

Dalam survei tersebut, inflasi tahun 2014 diperkirakan sebesar 6,06%. Inflasi tersebut merupakan hasil kewaspadaan peningkatan harga barang sebagai hasil rencana pemerintah menaikkan harga BBM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×