kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.068.000   40.000   1,32%
  • USD/IDR 16.840   20,00   0,12%
  • IDX 8.372   -24,32   -0,29%
  • KOMPAS100 1.178   -4,57   -0,39%
  • LQ45 846   -2,18   -0,26%
  • ISSI 299   -1,04   -0,35%
  • IDX30 444   -0,90   -0,20%
  • IDXHIDIV20 530   -0,52   -0,10%
  • IDX80 131   -0,44   -0,34%
  • IDXV30 144   -0,62   -0,43%
  • IDXQ30 143   0,02   0,02%

Menkeu Purbaya Tegaskan Tidak Ada Intervensi ke Bank Sentral


Selasa, 03 Februari 2026 / 17:54 WIB
Menkeu Purbaya Tegaskan Tidak Ada Intervensi ke Bank Sentral
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (KONTAN/Nurtiandriyani Simamora) Menkeu sebut komitmen pemerintah untuk tetap menjaga independensi bank sentral serta menjalankan kebijakan fiskal dan moneter sesuai aturan.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap menjaga independensi bank sentral serta menjalankan kebijakan fiskal dan moneter sesuai aturan yang berlaku.

Penegasan ini disampaikan di tengah kondisi pasar modal yang mulai menunjukkan pemulihan.

"Jika kita melihat pasar modal sekarang, itu sedang bangkit kembali. Itu berarti sampai batas tertentu mereka menerima kondisi tersebut. Tapi yang penting adalah langkah ke depan," ujar Purbaya dalam forum Indonesia Economic Summit 2026, Selasa (3/2).

Ia menepis anggapan adanya intervensi pemerintah terhadap kebijakan bank sentral, baik secara langsung maupun tidak langsung. 

Baca Juga: Perkuat Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI, Menkeu Minta Investor Asing Tak Ragu Investasi

Menurutnya, setiap bentuk intervensi akan mudah dikenali oleh ekonom, pengamat, maupun pembuat kebijakan.

"Apakah saya akan mengintervensi kebijakan bank sentral atau tidak? Atau apakah saya akan menggunakan Tommy (Thomas Djiwandono) sebagai boneka untuk mengendalikan bank sentral dari kejauhan atau tidak? Saya tidak akan melakukan itu," katanya.

Purbaya menekankan bahwa pemerintah dan bank sentral akan tetap bekerja sama secara sehat dan profesional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, tanpa mengorbankan independensi masing-masing institusi.

“Bank Indonesia akan tetap independen," tegas Purbaya.

Ia juga mengingatkan bahwa intervensi nyata pernah muncul dalam wacana pada masa krisis pandemi COVID-19 tahun 2021, ketika sempat ada pemikiran ekstrem untuk membubarkan bank sentral dan mengganti seluruh pejabatnya.

"Itu barulah intervensi. Itu benar-benar intervensi. Kali ini tidak, kami bermain sesuai aturan," imbuhnya.

Menurutnya, pemerintah saat ini berkomitmen penuh untuk bermain sesuai aturan, mematuhi undang-undang, serta mengacu pada praktik terbaik global dalam pengelolaan kebijakan fiskal dan moneter.

"Kami bermain menggunakan praktik terbaik global di bank sentral dan kebijakan fiskal. Saya cukup pintar untuk memahami itu," pungkasnya.

Baca Juga: Kemensos Siapkan Rp15 Juta Santunan Ahli Waris Bencana, Cek Syaratnya!

Selanjutnya: Tugu Insurance Jaga Kinerja Asuransi Kendaraan di Tengah Penurunan Premi Industri

Menarik Dibaca: Eastspring Indonesia dan Maybank Luncurkan Reksadana Campuran Offshore

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×