kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.968.000   52.000   1,78%
  • USD/IDR 16.734   -57,00   -0,34%
  • IDX 8.321   -659,67   -7,35%
  • KOMPAS100 1.149   -90,86   -7,33%
  • LQ45 813   -63,58   -7,26%
  • ISSI 305   -25,64   -7,75%
  • IDX30 418   -26,36   -5,93%
  • IDXHIDIV20 493   -25,93   -4,99%
  • IDX80 127   -10,53   -7,65%
  • IDXV30 138   -5,68   -3,95%
  • IDXQ30 134   -8,31   -5,83%

Menkeu Purbaya: Iuran Dewan Perdamaian akan Dialokasikan dari APBN


Rabu, 28 Januari 2026 / 20:04 WIB
Menkeu Purbaya: Iuran Dewan Perdamaian akan Dialokasikan dari APBN
ILUSTRASI. Menkeu Purbaya (Dendi Siswanto/Menkeu Purbaya)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pihaknya berkemungkinan untuk mengalokasikan anggaran iuran sebesar Rp 16,7 triliun setelah Indonesia resmi berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace. 

"Saya pikir sebagian besar akan dari anggaran juga kan, dari APBN juga," Purbaya di Istana Kepresidenan, Rabu (28/1/2026). 

Namun begitu, Purbaya mengaku belum berdiskusi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto terkait hal ini. 

"Itu kita belum diskusikan tapi pada suatu saat nanti Presiden akan memberi tugas ke saya," lanjut Purbaya. 

Baca Juga: Debt Switching Dinilai Bisa Redam Risiko Fiscal Cliffs, Dampak ke Pasar Terbatas

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan, pemerintah Indonesia memutuskan ikut berpartisipasi membayar iuran sukarela bagi para anggota Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Hal itu disampaikan Sugiono menjawab pertanyaan soal sikap Indonesia mengenai adanya iuran bagi setiap anggota Dewan Perdamaian sebesar US$ 1 miliar atau 16,7 triliun. 

"Presiden memutuskan untuk ikut berpartisipasi,” ujar Sugiono dalam konferensi pers usai rapat tertutup bersama Komisi I DPR RI, Selasa (27/1/2026) di Kompleks Parlemen, Jakarta. 

Sugiono menegaskan, pembayaran iuran yang diikuti oleh Indonesia bukanlah syarat untuk menjadi anggota Dewan Perdamaian.

Baca Juga: Ekonom Ingatkan Risiko Pasar di Balik Kebijakan Debt Switching BI dan Pemerintah

Menurut dia, iuran yang dimintakan kepada Indonesia dan negara lain di Dewan Perdamaian bertujuan untuk menyelesaikan persoalan di Gaza, Palestina, termasuk rekonstruksi di wilayah itu.

“Ini bukan membership fee, tapi kalau kita lihat kronologinya bahwa pembentukan Board of Peace ini merupakan suatu upaya untuk bisa menyelesaikan situasi di Gaza pada khususnya dan Palestina termasuk upaya rekonstruksi. Terus rekonstruksi siapa yang bayar? Kan seperti itu. Uangnya dari mana? Dananya dari mana? Kan seperti itu,” ungkap Sugiono. 

Selanjutnya: Harga Kelapa Dunia Turun, Ini Deretan Faktor yang Menekannya

Menarik Dibaca: 4 Tips Skincare Member Blackpink, Rahasia Wajah Glowing Jisoo hingga Jennie

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×