kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menkeu Purbaya: Ekonomi Indonesia Bisa Keluar dari Kutukan Pertumbuhan 5%


Selasa, 05 Mei 2026 / 15:56 WIB
Menkeu Purbaya: Ekonomi Indonesia Bisa Keluar dari Kutukan Pertumbuhan 5%
ILUSTRASI. Purbaya Soroti Minimnya Monitoring Proyek Whoosh Jadi Biang Kerok Beban Biaya Utang Jumbo (KONTAN/Nurtiandriyani S)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61% pada kuartal I-2026 menunjukkan ketahanan yang solid di tengah tekanan global yang masih bergejolak. 

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut capaian tersebut menandai akselerasi pertumbuhan yang semakin menjauh dari stagnasi di kisaran 5%.

Ia menegaskan, tren ini menjadi sinyal bahwa ekonomi nasional mulai keluar dari apa yang kerap disebut sebagai kutukan pertumbuhan 5%. Menurutnya, arah pergerakan ekonomi saat ini menunjukkan akselerasi yang lebih kuat.

Baca Juga: Kunjungan Wisman Naik 8,62% Kuartal I, Industri Pariwisata Cemas Dampak Geopolitik

"Kan tumbuhnya lebih cepat. Dulu 5,39%, (sekarang) 5,61%. Jadi jelas sekali kita sudah bisa terlepas dari kutukan pertumbuhan 5%," ujar Purbaya dalam Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Meski demikian, Purbaya mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih cukup besar, terutama karena kondisi global yang belum stabil. Oleh sebab itu, pemerintah akan memperkuat fondasi ekonomi domestik agar tetap menjadi penopang utama pertumbuhan.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Mencapai 5,61%

Ia menekankan pentingnya menjaga daya dorong dari sektor dalam negeri, sekaligus meningkatkan daya saing industri yang berorientasi ekspor. Pemerintah, kata dia, akan terus memberikan dukungan agar pelaku usaha mampu bersaing di pasar global.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Menguat pada Kuartal I-2026, DPR Ingatkan Risiko Global

Purbaya menambahkan bahwa dalam waktu dekat pemerintah akan memberikan insentif untuk pembelian kendaraan listrik.

"Yang jangka pendek, ada beberapa insentif yang akan dikeluarkan," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×