kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Menkeu dukung DPR studi banding OJK ke luar negeri


Kamis, 16 September 2010 / 16:52 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mendukung langkah DPR melakukan studi banding ke luar negeri. Dia mengatakan studi banding anggota Panitia Khusus DPR tentang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menghasilkan bentuk lembaga yang baik.

Bahkan, Agus bersedia membantu mempersiapkan daftar negara mana saja yang bisa menjadi rujukan DPR untuk studi banding soal OJK ini. "Supaya nanti pada saat dilakukan studi banding betul-betul bisa mendapat masukkan yang baik untuk mengambil keputusan," jelasnya, Kamis (16/9).

Dengan demikian, Agus berharap setelah DPR merujuk ke suatu negara maka saat pembahasan OJK bisa diputuskan tanpa perlu tergesa-gesa dan khawatir terhadap lembaga bentukan itu akan seperti apa.

Sekadar catatan, Pansus RUU OJK mengatakan sudah menyiapkan anggaran Rp 1,5 miliar untuk studi banding mengenai OJK. Studi banding tersebut akan dilaksanakan pada Oktober mendatang.

Pansus OJK DPR ini tidak hanya mengunjungi negara yang berhasil menerapkan OJK tapi juga yang gagal. Makanya, negara tujuan Pansus OJK ini lebih dari satu. Negara tersebut di antaranya, Korea Selatan, Jepang, Perancis, Inggris, hingga Amerika Serikat.

Korea Selatan dan Jepang adalah negara yang berhasil menerapkan OJK. Adapun Inggris dan AS sudah mengembalikan fungsi OJK ke ke bank sentral.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×