kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Menkes Sebut Kedatangan Dokter Asing untuk Selamatkan Bayi Kelainan Jantung


Selasa, 02 Juli 2024 / 14:45 WIB
Menkes Sebut Kedatangan Dokter Asing untuk Selamatkan Bayi Kelainan Jantung
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebutkan alasan kedatangan dokter asing ke tanah air untuk selamatkan nyawa bayi.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan alasan kedatangan dokter asing. Hal ini merespon adanya penolakan dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Budi menjelaskan bahwa saat ini terdapat 12.000 bayi yang mempunyai kelainan jantung bawaan. Di satu sisi, kapasitas dokter di Indonesia melakukan operasi adalah 6.000 operasi per tahun.

Sebab itu, jika tidak segera ditangani maka dapat berdampak pada tingginya risiko kematian bayi. 

Baca Juga: Jokowi Minta Menkes Rumuskan Kebijakan agar Harga Alkes dan Obat Bisa Murah

"Itu harus dioperasi dengan cepat. Kalau tidak, kemungkinan meninggalnya tinggi," ujar Budi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/7).

Budi mengatakan, kedatangan dokter asing tidak ada hubungannya dengan kualitas atau kemampuan dokter.

"Sebenarnya (ini terkait) masalah menyelamatkan nyawa," kata Budi.

Baca Juga: Wamenkes Sebut 2.316 Rumah Sakit Sudah Siap Terapkan KRIS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×