kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.005,22   10,00   1.00%
  • EMAS981.000 0,41%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Menhub Minta Maaf Terkait Mudik, Ini Katanya


Senin, 09 Mei 2022 / 09:57 WIB
Menhub Minta Maaf Terkait Mudik, Ini Katanya
ILUSTRASI. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan permohonan maafnya terkait pelaksanaan mudik Lebaran.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan permohonan maafnya terkait pelaksanaan mudik Lebaran yang dimulai pada 25 April 2022 (H-7) sampai dengan tadi malam 8 Mei 2022 (H+5). 

"Kami sampaikan permohonan maaf belum bisa memenuhi harapan semua pihak. Kami akan lakukan evaluasi agar kegiatan mudik dan juga kegiatan dimana akan ada pergerakan yang masif di masa yang akan datang, dapat diantisipasi dengan lebih baik,” tutur Budi Karya dalam siaran pers yang diterima Kontan.

Menhub beralasan, mudik tahun ini menghasilkan satu pergerakan yang sangat banyak, yang berakibat pelayanan yang diberikan belum maksimal. 

Dalam pernyataan resminya, Budi Karya mengatakan, berdasarkan berbagai masukan yang ada, pada umumnya banyak pihak yang menyampaikan bahwa mudik pada tahun ini berjalan dengan baik.

Baca Juga: Berlaku Lagi, Catat 13 Ruas Jalan Jakarta yang Terapkan Kebijakan Ganjil Genap
 
Menurutnya, mudik tahun ini berbeda dengan mudik sebelumnya, di mana masyarakat sudah dua tahun tidak mudik karena pandemi. Hal itu ditunjukkan dengan hasil survey yang mengekspresikan animo masyarakat yang tinggi yaitu sebanyak 85,5 juta masyarakat yang ingin mudik. 

“Hal itu merupakan kabar gembira sekaligus tantangan bagi semua stakeholder untuk dapat melayani dengan baik,” ujarnya.
 
Sejumlah survei, simulasi, diskusi, telah dilakukan secara sistematis sehingga menghasilkan rekomendasi yang dieksekusi oleh para penanggung jawab di lapangan. 

Baca Juga: Arus Balik Lebaran, Hutama Karya Catat Volume Lalu Lintas Meningkat Tiga Kali Lipat

“Yang paling masif adalah rekan-rekan Kepolisian di jalur darat, dan kemudian di penyeberangan, udara, kereta api dan laut,” ucapnya.

Dia berharap, kegiatan mudik tahun ini  menjadi awal dari kebangkitan ekonomi dan juga menjadi tanda dimulainya masa endemi. 

“Kami selalu menekankan agar protokol kesehatan dijalankan dengan baik, sehingga diharapkan tidak terjadi kenaikan kasus usai masa mudik,” ujarnya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×