kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Menhub Budi Karya Sumadi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Mobilitas di Periode Nataru


Selasa, 13 Desember 2022 / 12:56 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (12/12/2022). Menhub Budi Karya Sumadi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Mobilitas di Periode Nataru.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pelaksanaan natal dan tahun baru (nataru) bersamaan dengan libur sekolah. Berarti akan ada akumulasi pergerakan antara mereka yang merayakan liburan dan yang libur sekolah.

"Di tahun ini, 2022-2023 bisa dipastikan kita tidak akan membatasi lagi masyarakat untuk melakukan pergerakan," ujar Budi Karya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI, Selasa (13/12).

Meski tidak ada pembatasan pergerakan, Budi mengatakan, semua pelaku perjalanan mesti mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan. Hal ini juga sebagai salah satu upaya mengendalikan penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Kemenhub Selesaikan Pembangunan Jalur Kereta Api Tebing Tinggi - Kuala Tanjung

Lebih lanjut Budi menyampaikan, potensi pergerakan nasional pada Nataru diperkirakan mencapai 44,17 juta orang. Jumlah tersebut setara dengan 16,35% jumlah penduduk Indonesia.

Adapun moda yang digunakan sebagian besar mobil pribadi (28,26%) dan sepeda motor (16,47%). Penggunaan moda terbanyak masih menggunakan angkutan jalan total sekitar 67,95%.

"Asal daripada perjalanan dari Pulau Jawa, Jabodetabek sebanyak 7,1 juta orang," ucap Budi Karya.

Budi memprediksi provinsi tujuan pelaku perjalanan terbanyak adalah Jawa Tengah (8,7 juta orang), Jawa Timur (7,7 juta orang) dan Jawa Barat (6,5 juta orang).

Baca Juga: Kejar Target Penyelesaian Kereta Cepat di Juni 2023

Jalur paling banyak yang akan dilalui adalah lintas utara Jawa Pantura sebanyak 12,8% dan jalur lintas tengah Jawa sebesar 11,92%.

"Kita memperkirakan jalur tol merupakan jalur favorit yang akan mendominasi 58,7%, jalur arteri sebesar 41,3%," terang Budi Karya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×